
INSTITUT PESANTREN BABAKAN CIREBON
BUKU
PENGANTAR ILMU TAFSIR KONTEMPORER
Aktivitas menafsirkan sudah seyogyianya berjalan beriringan dengan munculnya metode penelitian al-Qur’an. Jika tidak demikian, maka diragukan suatu hasil penafsiran akan bisa menggapai sasaran yang diinginkan. Sebagaimana
ilmu tafsir yang dituntut untuk memberikan pembaharuan pembaharuan dalam metodologinya, semestinya aktivitas
menafsirkan juga berusaha untuk selalu sejalan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain