
INSTITUT PESANTREN BABAKAN CIREBON
Nama "Hadiyu" berasal dari shighat isim fa’il dengan wazan fa’iilun (hadiyyun) yang berarti "pemberi petunjuk." Alternatif lainnya adalah wazan fa’iilun (isim manqush munakkar, haadin) yang berasal dari fi'il madhi hadaa yahdii hidaayatan. Bacaan Hadiyu memiliki jalur transmisi yang akurat, tersambung hingga para sufi dunia. Bacaan ini berkembang di Pesantren Babakan melalui KH. Muhamma…
Sepulang dari pegembaraanya mencari ilmu, Gus Dur kembali ke Jombang dan memilih menjadi guru. Pada tahun 1971, tokoh muda ini bergabung di Fakultas Ushuludin Universitas Tebu Ireng Jombang. Tiga tahun kemudian ia menjadi sekretaris Pesantren Tebu Ireng, dan pada tahun yang sama Gus Dur mulai menjadi penulis. Ia kembali menekuni bakatnya sebagaii penulis dan kolumnis. Lewat tulisan-tulisan ters…
Bani Umayyah (bahasa Arab: بنو أمية, Banu Umayyah) atau Dinasti Umayyah, adalah kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafaur Rasyidin yang memerintah dari 661 sampai 750 di Jazirah Arab dan sekitarnya; serta dari 756 sampai 1031 di Kordoba, Spanyol. Nama dinasti ini diambil dari nama tokoh Umayyah bin 'Abd asy-Syams, kakek buyut dari khalifah pertama Bani Umayyah, yaitu Muawiyah I
Adalah sulit memungkiri Indonesia di antara para pemikir Indonesia modern, Soekarno adalah yang terpenting dan terbesar. Hal itu bukan saja disebabkan oleh kualitas pemikiran-pemikirannya yang orisinal dan brilian, tetapi juga karena pemikirannya itu berhasil menjangkau jauh ke dalam kehidupan masyarakat. Sebagai cendikiawan ia mengungkapkan buah pikirannya lewat pidato-pidato yang memukau khal…
Majalah Tempo dalam edisi khusus Kemerdekaan mengangkat profil Tan Malaka : Bapak Republik Yang Dilupakan. Tidak tanggung-tanggung edisi Tan Malaka ini terdiri dari 26 artikel yang ditulis oleh wartawan Tempo dan 8 kolom/opini yang ditulis oleh pengamat/pakar dari Asvi Warman Adam hingga Ignas Kleden.